Hardikda, Bupati Bireuen Serahkan Beasiswa dan Penghargaan Bagi Siswa dan Guru Berprestasi

Views: 270

BIreuen – medianasionalnews. Bupati Bireuen, Dr H Muzakkar A Gani, SH MSi serahkan beasiswa dan penghargaan simbolis bagi 390 siswa serta sejumlah guru berprestasi, dalam rangkaian upacara peringatan Hari Pendidikan Daerah (Hardikda) ke-62, Senin (6/9/2021) pagi di halaman Pendopo Bupati Bireuen.

Bupati Bireuen inspektur upacara itu sebagian besar membaca teks arahan Gubernur Aceh, Ir Nova Iriansyah MT diperingatan Hardikda, mengatakan. Sudah dua tahun ini peringatan Hardikda digelar dalam kondisi Pandemi Covid-19. Tentu tidak mengurangi semangat kita dalam memberi yang terbaik bagi kemajuan dunia pendidikan Aceh. Semoga kita semua senantiasa selalu diberikan kesehatan, kekuatan dan semangat oleh Allah SWT untuk melalui masa-masa sulit ini.

Peringatan Hardikda ditetapkan pertama kali pada 2 September 1959 merupakan tonggak dan pendorong berkembangnya pendidikan Aceh. Keberadaan Hardikda tidak terlepas dari perjuangan tokoh pendidikan Aceh terdahulu mengusung cita-cita luhur memperkuat basis pembangunan sumber daya manusia memiliki kreativitas dan kecerdasan yang tinggi.

Oleh sebab itu, momentum Hardikda ini hadir dengan mengusung sejumlah makna, salah satunya sebagai wahana introspeksi diri atas program-program pendidikan yang sudah kita capai, atau yang sedang kita jalankan, dan yang akan kita tuntaskan dalam waktu dekat.

Sejauh ini, Pemerintah Aceh melalui program Aceh Carong telah bekerja semaksimal mungkin demi memastikan hadirnya pendidikan yang berkualitas secara merata di seluruh Aceh, agar generasi muda Aceh memiliki daya saing di tingkat nasional dan regional.

Selama empat tahun menjalankan visi Aceh Hebat, sudah terdapat banyak capaian kita raih, diantaranya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat dari 70,60 persen menjadi 71,99 persen. Artinya, secara umum dapat kita simpulkan bahwa tingkat kemajuan positif telah kita capai.

Catatan tersebut tentunya dengan mengecualikan preseden global yang menimpa seluruh dunia yaitu pandemi Covid-19 dampaknya telah dirasakan. Oleh karena itu, melalui momentum peringatan Hardikda ini, kami ingin mengajak kita semua senantiasa berikhtiar dan melakukan langkah-langkah antisipatif, khususnya dalam bidang pendidikan.

Melalui Pendidikan Tangguh dan Tumbuh, diharapkan Aceh akan mampu tampil sebagai role model pendidikan di Indonesia. Kami sadar hal ini tidak mudah kita jalankan dalam suasana iklim New Normal ini, tetapi kita harus selalu optimis. Insya Allah, akan selalu ada jalan pada setiap kesulitan yang menghadang.

“Semoga peringatan Hardikda ke-62 tahun 2021 ini dapat menjadi pendorong bagi kita semua, lebih bekerja keras guna meningkatkan mutu pendidikan Aceh, sehingga generasi muda Aceh mampu tampil sebagai sumber daya yang tangguh, kreatif, inovatif, berilmu, berakhlak mulia,” harap Gubernur disampaikan Bupati Muzakkar A Gani.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bireuen, Muhammad Al Muttaqin, SPd MPd melalui Kabid Pembinaan SD, Alfian MPd menjelaskan. Beasiswa akademik dan non akademik diserahkan secara simbolis oleh Bupati Bireuen dalam peringatan Hardikda hari ini, untuk 300 siswa SD dan 90 siswa SMP.

Penyerahan simbolis kepada Al Izzah Raihanna santri pesantren terpadu Almuslim Peusangan, berhasil meraih sejumlah juara akademik/non akademik dari tahun 2017 s/d 2019 yaitu. Beasiswa kegiatan ekstrakurikuler dari Bupati Bireuen sebesar Rp2,5 juta, bagi Al Izzah Raihanna, sebagai hafizah hafalan 13 juz Alquran dan lagi menyelesaikan hafalan Alquran jenjang 30 juz (2019).

Juara I lomba baca puisi memperingati Maulud Nabi Muhammad SAW pada perlombaan di pesantren terpadu Almuslim. Juara 2 lomba pidato Bahasa Inggris pada perlombaan Almuslim Speech Contest (2019), juara III pidato Bahasa Inggris pada perlombaan antar pesantren (2019), piagam penghargaan sebagai peserta lomba baca puisi dalam rangka kegiatan pentas seni Umuslim (2019).

Juga, piagam penghargaan sebagai peserta Speeling Bee SMP se-kabupaten Bireuen open house sekolah Sukma Bangsa Bireuen (2019), juara 2 lomba pidato Bahasa Inggris pada lomba Spech Contest (2018) dan juara I pidato Bahasa Inggris pada perlombaan antar pesantren (2017). Selanjutnya beasiswa akademik bagi Elvia Miranda SDN 13 Peusangan, rangking kelas V tahun 2020/2021, Tazkiyatun Nufus SDN 3 Makmur, rangking I kelas V tahun 2021 dan Bunga Velychia Siregar SDIT Alfatih juara I MTQ Kabupaten Bireuen. Juga kepada Najla Naqiyya Farza SDN 1 Bireuen, juara I lomba hikayat anak Aceh-Sumut tahun 2021 dan juara lomba bercerita tingkat Provinsi Aceh 2021 masing-masing mendapat beasiswa non tunai.

Bupati Bireuen juga turut serahkan penghargaan bagi 11 guru pengajar praktik sekolah penggerak yaitu, M Nazir, SPd.I SDN 15 Juli, Yusmadi, MPd SDN 12 Bireuen, Basiran SAg MAg SMP Sukma Bangsa Bireuen, Julaidar SPd dan Ernawati, SSi dari SMKN 1 Gandapura.

Kemudian, Mayliana, SPd SDN 4 Bireuen, Nisrina, SPd SDN 3 Percontohan Peusangan, Irvan, SPd SMPN 1 Kuala, Agustina Endah Ekawaty, SPd MPd Disdikbud Bireuen, Yusniar, SPd MS SMKN 1 Peusangan dan Radhiah, SPd SMKN 1 Jeumpa.(nyak)

Happy
Happy
0
Sad
Sad
0
Excited
Excited
0
Sleepy
Sleepy
0
Angry
Angry
0
Surprise
Surprise
0

Tinggalkan Balasan

You cannot copy content of this page