
Medan – medianasionalnews. Seharusnya oknum APH berinisial JH yang diduga tugas di Biddokkes RS. Bhayangkara Medan, jangan memperkeruh perdamaian antara pelapor dan terlapor, yang terjadi pertikaian digang Bilal , Kelurahan Polonia, Kecamatan Medan Polonia, pada tanggal (29/November/2025) sekira pukul 10:30 Wib.
Apalagi, dari rekaman video pelapor bernama Julius Sembiring dan terlapor bernama Suhendrik sudah saling memaafkan, dengan cara bersalaman dirumah pelapor Julius Sembiring, Kamis (05/Februari/2026) yang disaksikan sejumlah keluarga dan Kepala Lingkungan X .Namun, pihak keluarga Julius Sembiring diduga mengintimidasi kepala Lingkungan X Jupri Angkat yang menyaksikan perdamaian tersebut.
“Sementara saya dan JH tidak ada masalah, kok dia pula yang memperkeruh suasana perdamaian saya dengan pelapor merupakan saudara saya sendiri.Heran juga saya disuruh keluarga Julius Sembiring mendatangi kerumah JH kalau mau berdamai.Sementara pertikaian saya dengan Julius Sembiring, kenapa harus mendatangi rumah JH dulu kalau mau berdamai” kesal Suhendrik
Kepala Lingkungan X Jupri angkat saat didatangi awak media kerumahnya, Sabtu (21/2/2026) sekitar pukul 21:00 Wib, guna mempertanyakan persoalan Julius Sembiring dan Suhendri sudah sampai dimana, dan apa tidak bisa dimediasi lagi.
“Usai dari reses anggota DPRD siang tadi, saya singgahi kerumah Julius Sembiring guna mempertanyakan persoalan mereka.Mereka bilang belum ada kesepakatan keluarga untuk berdamai, mau gimana lagi saya bilang. Malah saya dituduh mereka memihak Suhendrik saat Suhendrik mendatangi rumah Julius Sembiring guna meminta maaf, yang saat itu saya ada dilokasi menyaksikan Julius dan Suhendrik saling bersalaman” jelas Kepala Lingkungan X Jupri angkat.
“Jadi untuk apalagi saya datang kerumah Julius lagi untuk memediasi mereka kembali. Nanti saya dituduh mereka lagi memihak Suhendrik. Seharusnya dari awal pertikaian mereka, jangan buat pengaduan dulu Julius di Polsek Medan Baru. Ini sudah sampai keranah hukum, berarti kan saya tidak dianggap mereka ada. Ya sudah begini saja, apabila nanti ada surat perdamaian tertulis antara Julius dan Suhendrik, baru saya hadir menyaksikan perdamaian mereka kembali” tambah Kepala Lingkungan X Jupri angkat.
Saat awak media mendatangi Polsek Medan Baru, Jumat (27/Februari/2026) sekitar pukul 11:00 Wib, guna mempertanyakan laporan Julius sudah sampai mana.
“Mana Suhendriknya biar kita buat mediasi mereka berdua bang. Gimana gak saya naiki laporanya menjadi sidik, orang saya bolak balik dihubungi pihak keluarga Julius mempertanyakan laporanya bang. JH itu tidak bawa dia oknum Polisi, melainkan hanya keluarga Julius yang saat itu menyaksikan pertikaian mereka berdua” jelas penyidik Polsek Medan Baru, Aipda M. Simanjuntak.
JH saat dikonfirmasi awak media melalui pesan WhatsApp, Senin (02/03/2026) terkait pertikaian Julius Sembiring dan Suhendrik apakah benar ia memperkeruh perdamaian tersebut. Sayangnya dipesan WhatsApp JH terlihat hanya ceklis satu. Padahal sebelumnya, awak media sempat mengirim pesan WhatsApp kepada JH, Rabu (25/2/2026) aktif.
Disitu kepada awak media yang mengirim pesan WhatsAppnya sempat dibalas JH berisikan” Ada yang bisa dibantu, emang masalah apa bang” jawab JH.
Kuat dugaan memang benar JH yang memperkeruh perdamaian antara Julius Sembiring dan Suhendrik. Apa Sentimenya kepada Suhendrik belum diketahui.**