Masih Muda, Namun Ust. Ansyaad Sudah Menguasai Ilmu Islam

Views: 34

Medan – medianasionalnews. Ust.Ansyaad Tanjung, S.T, yang sering dipanggil orang guna mengisi ceramah pengajian bapak – bapak dan ibu – ibu, membuat para jemaah simpatik. Pasalnya, Ust.Ansyaad Tanjung yang masih berusia sekitar 25 Tahun sudah menguasai ilmu Islam. Kali ini, Ust. Ansyaad Tanjung mengisi ceramah dirumah Ibu Jurni dijalan Mantri , Kelurahan Aur, Kecamatan Medan Maimun, Jumat (16/01/2026) usai sholat Jum’at.

Dalam ceramahnya dihadapan bapak – bapak dan ibu – ibu Ust. Ansyaad Tanjung, S.T., mengatakan” Suatu Perkumpulan itu dikatakan sebagai perkumpulan antanjiffah Yang artinya, penuh dengan bau bangkai ketika tidak disebut nama Muhammad Shallallahu alaihi wasallam. Ketika, ada perkumpulan Nabi, bapak dan ibu majelis berbau untuk mendapatkan wangi – wangian dan keberkahan kita harus sebut nama muhammad.Jadi, dengan majelis ini perbanyaklah sholawat menyebut nama beliau.

“Yang sering dilakukan manusia adalah, percuma sholat dimalam hari, percuma setiap hari membaca Al-Qur’an dan setiap hari berzikir kepada Allah. Namun, ketika dosa kita lakukan, maka tidak ada nilainya dihadapan Allah Subhanahu wata’ala. Yang pertama menyekutukan Allah Subhanahu wata’ala” ujarnya

Masih dikatakan Ust Ansyaad, hari ini banyak sekali manusia diakhir zaman mengerjakan kesibukan setiap hari hanya karena pekerjaanya setiap hari, sehingga menghiraukan panggilan Allah. Sibuk dengan panggilan Allah adalah menyembah selain daripada Allah.Namun, dalam pembagian ini bukan hanya dalam bentuk tidak beriman kepada Allah subhanahu wa ta’ala.

” Para ulama itu membagi menjadi tiga pembagian jenis , yang pertama adalah sifat manusia tidak beriman kepada Allah, justru beriman kepada selain daripada Allah” pungkasnya

Lanjut Ansyaad, hanya karena tidak kerja ia tidak bisa dapat uang dan tidak bisa makan. Pekerjaan itu hanya asbab saja, namun yang memberikan rezeki itu adalah Allah Subhanahu wata’ala bapak / ibu. Sampai dikatakan dalam Al-Qur’an surat Anul Karim adalah, Allah Subhanahu wata’ala bisa menyusahkan orang kaya tanpa mengambil hartanya sedikitpun. Dan Allah subhanahu wa ta’ala bisa memberikan kebahagiaan kepada orang miskin. Karena kekayaan, kebahagiaan dan kesedihan itu bukan terletak dibeberapa harta yang dimiliki, tetapi di ketenangan hati yang bersih bapak / ibu.

” Jadi, marilah kita beriman kepada Allah subhanahu wa ta’ala. Para ulama pernah mengatakan, syirik yang beriman kepada Allah ketika azab berkumandang ia tidak mau melaksanakan perintah Allah. Berarti dia itu sudah kafir, yang mana hadisnya membeda antara orang kafir dan muslim. Untuk mendapatkan pujian daripada manusia, ingat hati – hati ini , karena ini adalah ciri halal syirik dalam bentuk perbuatan manusia bapak / ibu.

” Terkadang manusia ini tergelincir dalam sifat syirik, karena tidak sadar bahwasanya berupa sifat ria saja. Justru sifat ria inilah juga termasuk sifat syirik kepada Allah subhanahu wa taala. Untuk itu, marilah kita beribadah kepada Allah subhanahu wa taala benar – benar yang kita tujuh adalah Allah Subhanahu wata’ala bapak / ibu” ungkap Ust. Ansyaad Tanjung, S.T. Afdal

Happy
Happy
0
Sad
Sad
0
Excited
Excited
0
Sleepy
Sleepy
0
Angry
Angry
0
Surprise
Surprise
0

Tinggalkan Balasan

You cannot copy content of this page